oleh

Dewan Pers Sebut Kebebasan Pers di Sumsel Merosot

TRIBUNEPOS, Nasional | Dewan Pers merilis data terkini terkait kebebasan pers di Sumsel pada tahun 2023, menunjukkan penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Dari Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2023, tercatat penurunan sebesar 10,58 poin dibandingkan tahun 2022, dengan skor IKP mencapai 70,83 poin.

 

Peringkat Sumsel yang berada di posisi 31 dari 34 provinsi di Indonesia menjadi sorotan, dengan lingkungan fisik politik, lingkungan ekonomi, dan lingkungan hukum menempati posisi yang rendah.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis juga menunjukkan peningkatan yang alarm. Data dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat lonjakan dari 41 laporan kekerasan pada 2021 menjadi 78 laporan pada tahun 2023.

Ancaman, kekerasan fisik, hingga serangan digital merupakan sebagian bentuk kekerasan yang dilaporkan, bahkan beberapa diantaranya dilakukan oleh aparat pemerintah dan penegak hukum.

Para pemangku kepentingan seperti AJI, PWI, dan SMSI menyoroti perlunya komitmen bersama untuk memperkuat kebebasan pers, dengan pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan melakukan introspeksi atas peran mereka dalam memajukan kebebasan pers.

Namun, mereka juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kualitas pers di Sumsel melalui pelatihan serta peningkatan kemampuan jurnalis, untuk menghasilkan jurnalisme berkualitas yang mendukung iklim pers yang berkualitas pula tutupnya. (**)

Rilis

Komentar

Headline